Social Icons

Jumat, 03 November 2017

SOMEWHERE IN JAKARTA Dialog Bersama Orang yang Bisa Melihat Matahari Secara Langsung





                                

SOMEWHERE IN JAKARTA
Dialog Bersama Orang yang Bisa Melihat Matahari
Secara Langsung

Pada sore ini Tanggal 3 November 2017, tiba-tiba penulis teringat dengan seseorang, yang mempunyai kemampuan melihat matahari dengan mata telanjang,  dengan waktu melihat mataharinya selama berjam-jam. Sungguh luar biasa karunia yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa akan kemampuannya itu. Ternyata  pada jaman millenial ini, dimana semua  perlatan teknologi sudah pada mutakhir, masih dapat dijumpai  orang langka  yang mempunyai kemampuan bisa melihat matahari. Sungguh mukjizat Allah kalau sudah bekerja, apapun yang tidak mungkin akhirnya menjadi mungkin.
Dalam dialog terungkap ternyata si Bapak yang bisa melihat matahari, sebut saja dengan Bapak P (beliau minta disingkat namanya, karena  tidak ingin popular, tapi bagi penulis sih mestinya orang langka bisa dikenal banyak orang) itu pernah berguru pada Alm. Bp. Kasdan Danurahardjo. Inilah dialog lainnya yang bisa pembaca ikuti, sebagai berikut:
“Sejak kapan Bapak P bisa melihat matahari tanpa alat bantu?” Tanya penulis dengan rasa penasaran, karena ini sesuatu langka yang pernah penulis jumpai.
“Saya dapat melihat matahari tanpa alat bantu mulai tahun 1977. Setelah saya berguru dengan Alm. Bp. Kasdan Danurahardjo”, Jawab bapak P dengan sorot mata yang tenang.
“Wow,…. sudah 40 tahun Bapak P bisa melihat matahari langsung, bahkan berjam-jam begitu? Luar biasa sekali, mohon dijelaskan lebih lanjut pak kronologis peristiwa kemampuan bapak tersebut, soalnya ini langka lho, dan saya belum pernah bertemu orang yang mempunyai kemampuan, bisa melihat matahari langsung tanpa alat bantu? Mungkin dari seluruh manusia yang ada di bumi ini, mungkin Bapak P ini satu-satunya yang bisa melihat matahari dengan mata telanjang. Ayook silahkan dituturkan segera pak, saya sudah ingin sekali mendengarkan, kisah kegaiban yang diberikan Tuhan Allah kepada Bapak?” Tanya penulis lebih lanjut karena sangat penasaran sekali, bisa bertemu dan kenal dengan orang yang diberi kegaiban dapat melihat matahari. Dan penulis-pun diam serta menyimak, sambil mendengarkan cerita nyata, yang sedang dituturkan oleh Bapak  P yang diberi kemampuan ini.
“Saya dapat melihat matahari langsung, baik pada pagi hari maupun pada siang hari, dengan situasi matahari bersinar terang. Bahkan pada waktu matahari gerhana-pun tetap bisa melihat, hanya terasa teduh, karena matahari terhalang oleh bulan, sehingga intensitas pancaran cahayanya yang berkurang. Sebenarnya sebelum sampai tahap bisa melihat matahari, diharuskan  menjalankan puasa-puasa, melakukan pantangan-pantangan ilmu, dan tetap harus melakukan doa-doa yang dipanjatkan kepada Tuhan Allah. Karena mukjizat Allah juga, akhirnya saya selain bisa melihat matahari, saya-pun dapat mengusir berbagai jenis setan, jin dan sebangsanya. Hanya dengan beriman dan berdoa pada-Nya, maka mahkluk-mahkluk itu dapat menyingkir. Sehingga apabila kita berada di tempat yang angker, kita ini tidak perlu mengucapkan salam, ataupun mengatakan pamit permisi pada setan yang numpang tinggal di suatu tempat, karena seyogyanya setan demit di situlah yang harus menyingkir dan pergi menjauh dari kita”. Tutur Bapak P secara panjang lebar.
Agak aneh bagi penulis ketika Bapak P menuturkan cerita di atas, apa mungkin yah seorang manusia bisa melihat matahari secara langsung? Sedangkan sinar matahari yang terik, baru kita lihat selintas saja, mata kita terasa perih, pedih, dan pusing, bahkan  setelah itu mata kita terasa sakit dan berkunang-kunang, penglihatan menjadi kabur serta buram.
Penulis pernah membaca di surat kabar, berita orang yang melihat matahari secara mata telanjang tanpa alat bantu, akhirnya berakibat matanya menjadi buta,  sedangkan orang tersebut melihatnya sebentar saja.
Berita terakhir yang penulis ketahui  pada musim panas Tanggal 21 Agustus 2017 yang lalu, di Amerika ketika ada gerhana matahari total, dan mereka sudah memakai alat bantu, masih saja ada yang matanya sakit dan harus berobat ke rumah sakit.
Beritanya sebagai berikut:
Berita 1
Nekat Lihat Matahari, Gadis 12 Tahun Alami Kerusakan Mata Permanen
Firdaus Anwar - detikHealth
Selasa, 22/08/2017 08:40 WIB
Seperti yang terjadi pada seorang gadis 12 tahun dari Florida, Amerika Serikat. Laporan terbaru di jurnal JAMA Ophthalmology menyebut bahwa retina sang gadis rusak setelah satu menit melihat matahari langsung. (sumber:detikhealth.com. diakses onine pada Tanggal 3 November 2017 Pada Pukul18.25 WIB)
Berita 2
Pasca Gerhana Matahari Total, Keluhan Sakit Mata di AS Meningkat
Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Jumat, 25/08/2017 07:37 WIB
Jakarta, Sebuah laporan menyebut keluhan soal rasa nyeri dan gangguan penglihatan di Amerika Serikat meningkat pasca terjadinya gerhana matahari total beberapa waktu lalu. Apa penyebabnya?. Dilansir CNN, pencarian di situs pencari google soal sakit mata, mata nyeri karena gerhana, dan gangguan penglihatan akibat gerhana meningkat drastis. Hal senada juga dikatakan oleh dr Avnish Deobhakta, pakar kesehatan mata dari Mount Sinai Hospital, New York. "Di poliklinik kami, banyak pasien datang dengan keluhan sakit kepala hingga penglihatan memudar pasca melihat gerhana. Sebagian besar memang tidak mengalami keluhan permanen, namun ada beberapa yang mengalami gangguan di retina sehingga membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut," tutur dr Avnish. . (sumber:detikhealth.com. diakses onine pada Tanggal 3 November 2017 Pada Pukul18.56 WIB)

Berdasarkan berita di atas, menunjukkan bahwa manusia tidak akan bisa melihat matahari langsung,  kalau tidak diberi mukjizat Tuhan Allah, untuk melihat matahari. Manusia dapat melihat matahari dengan mempergunakan alat bantu. Mungkin karena penulis ketika mendengar tuturan bapak P, yang demikian dahsyatnya, sampai penulis agak mengerutkan kening, antara percaya dan tidak. Dan mungkin saja si bapak P melihat penulis agak tidak percaya, akhirnya si Bapak P langsung menyuruh penulis menyaksikan sendiri, ketika Bapak P melihat matahari saat itu, ketika penulis hitung ada sekitar 20-an menit. Ketika selesai melihat matahari, mata si Bapak P seperti mata orang normal, tidak berasa sakit, perih atau berkunang-kunang, dan masih bisa membedakan warna-warna. (ini penulis test lho, dan penulis juga amati matanya terus menerus, memang tidak ada yang berubah, biasa-biasa saja).
Akhirnya penulis percaya, ternyata Bapak P ini merupakan orang yang langka, karena di beri Mukjizat dapat melihat matahari secara langsung dan berjam-jam. Dilihat secara fisik penampilan Bapak P itu biasa saja, tidak mengenakan busana yang aneh-aneh, serta tidak mengenakan atribut-atribut tertentu dalam penampilannya. Karena penulis sering melihat penampilan orang yang merasa hebat, menggunakan pakaian khas tertentu dengan atribut tertentu untuk menujukkan dia itu beda dengan orang biasa.(yah penulis sering bertemu dengan orang yang mempunyai kelebihan, tapi menurut penulis sih sombong bagi orang yang punya kelebihan atau mersa hebat, tetapi si Bapak P ternyata orangnya ramah, baik, dan tidak sombong, sungguh luar biasa sekali si Bapak P ini).
Penulis merasa salut dengan Bapak P yang ternyata ketika kami ngobrol ternyata dia juga seorang sarjana. Dan pernah tinggal di Amerika selama 2 (dua) tahun, serta pernah mengunjungi beberapa negara, yang menurutnya ke negara yang ternyata di sana tidak ada orang yang bisa melihat matahari langsung. Beruntunglah si Bapak P mempunyai kemampuan yang luar biasa ini, dan penulis-pun beruntung bisa kenal dan ngobrol dengannya. Penghargaan setinggi-tingginya untuk Bapak P akan kesederhanaannya, tanpa perlu membedakan diri dengan sesama manusia lainnya, walaupun Beliau itu ternyata beda dengan kita, yang manusia biasa.
Hasil dari Mukjizat Tuhan Allah yang kita saksikan itu, sangat mengagumkan, dan tidak akan menakutkan, atau mengerikan, bahkan menjijikkan bagi kita yang melihatnya.

*****



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Number visiter