Yukkz Kita Bisnis Usaha Bakso
“Bagaimana caranya Sih?”
Siapa yang tidak kenal
dan tidak tahu yang namanya bakso? Penulis rasa tidak akan ada yang mengangkat
tangannya untuk mengaku tidak kenal dan tidak tahu, kemungkinan akan mengangkat
tangannya semua, mengatakan saya tahu dan kenal baik dengan yang namanya bakso.
Bakso merupakan komoditi non-migas yang sangat dikenal hit bagi segala
generasi, penyebarannya luas ke seantero
bumi Nusantara bahkan seluruh jagad raya mengakui yang namanya bakso adalah makanan
pualing enak.
Sejak balita sadar
makanan yang enak itu adalah bakso, si balita tidak akan beringsut dari tempat
duduknya kalau belum menyantap bakso. Bahkan orang yang sudah sepuh-pun tidak
akan ketinggalan kalau sudah dihidangkan semangkok bakso pasti akan segera
dilahap. Apalagi generasi Now, baru mencium aromanya saja sudah rasanya enak
sekali, atau baru membayangkannya saja luar biasa mantap, serta dimakannya
dengan kondisi hangat-hangat, wow bisa membikin lidah bergoyang pingin nambah
dan nambah lagi.
Bahan membuat bakso
antara lain:
1. Daging sapi 1/2 kg di giling halus
2. Tepung Kanji 50 g
3. Telur 1 butir
4. Lada bubuk 1/2 sendok
5. Garam 1 sendok
6. Bawang Ptih 4 siung, dihaluskan
7. Es Batu 40 g, dihancurkan
8. Air 2 L
Cara membuat bakso:
- Masukkan daging sapi yang telah digiling ke
dalam wadah baskom, campurkan tepung kanji, telur, lada bubuk, garam dan bawang
putih yang telah dihaluskan. Campur atau uleni dengan tangan atau bisa menggunakan
alat sampai semua tercampur sempurna.
-
Jika dirasa adonan masih lembek dan sulit
dibentuk, maka bisa ditambahkan es batu secara perlahan sampai dirasa adonan
bisa dibentuk.
- Rebus air dalam panci sampai mendidih
- Ambil adonan daging dengan tangan lalu bentuk bulat baik
dengan kedua tangan atau dengan satu tangan ditekan hingga adonan keluar
melalui jari telunjuk dan jempol.
-
Masukkan adonan yang telah terbentuk ke dalam air panas.
-
Lanjutkan hingga semua adonan habis. Jika bakso telah
mengapung maka bakso tandanya sudah matang. Angkat dan tiriskan.
Cara menyediakan
peralatan lainnya yang dapat mendukung usaha bakso:
1. Sediakan cukup 12 mangkok bakso, apabila kurang
segera di cuci yang bersih dan dilap agar kering.
2. Sediakan 12 sendok dan pasangannya yaitu 12
garpu. Disediakannya hitungannya 12 gar mudah mengingat punya berapa modal
peralatannya.
3. Sediakan atau beli satu lanseng yang mempunyai
pemisah di tengahnya, dengan tujuan tempat yang satu untuk menampung kuah bakso
yang akan dihidangkan, tempat yang satunya lagi untuk melayukan sayuran atau
merebus mie dari indomie, kadang-kadang pembeli suka bawa sendiri indomienya,
agar jadi banyak, model hemat dari pembeli. Dan usahakan kuah dari bekas
indomie jangan bercampur dengan kuah yang akan dihidangkan, karna katanya
banyak pengawet dan micin di indomie tersebut.
4.
Jangan lupa beli atau sediakan juga satu cidukannya.
5. Sediakan kompor gas satu tungku, harganya juga
tidak mahal koq kecuali kompor dua tungku, kalau merek terserah anda saja,
kecuali penulis dapat sponsor baru deh di promo-in di sini.
6. Tabung gas 3 kg saja, jangan yang 12 kg yah.
Tapi kalau mau juga boleh koq memakai tabung gas yang 12 kg, tidak mudah habis
jadinya. Dan apabila masih punya uang lebih tabung gas yang dipakai usahakan
punya teman yang jangan sampai jomblo, jadi dua tabung yah. Ketika tabung gas
yang satu dipakai, satunya lagi nungguin tabung gas abis, hitung-hitung
cadangan.
7. Sediakan juga tempat-tempat untuk sambal, untuk
garam, bawang merah goreng, untuk seledri yang sudah diiris, satu lagi untuk
yah cadangannya deh, soalnya mau menyebut tempat micin penulis ogah banget,
penulis paling gak suka micin, selain itu juga bukan masuk dalam jajaran generasi micin.
Demikian yang dapat
penulis sampaikan, di atas merupakan pengalaman penulis. Oiya saat sekarang-pun
penulis sedang mempersiapkan usaha bisnis seperti di atas, dengan penekanan Tanpa Micin dan pengganti micin adalah
pemakaian gula pasir atau sari labu siam
yang direbus airnya diambil untuk penyedap rasa. Yukkz deh kita coba, semoga
berhasil bisa mngeduk pundi-pundi penambah pemasukkan ekonomi keluarga.
*****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar