Social Icons

Rabu, 25 Oktober 2017

Yukkz Kita Bisnis Usaha Bakso: Bagaimana caranya sih?


Yukkz Kita Bisnis Usaha Bakso
“Bagaimana caranya Sih?”

Siapa yang tidak kenal dan tidak tahu yang namanya bakso? Penulis rasa tidak akan ada yang mengangkat tangannya untuk mengaku tidak kenal dan tidak tahu, kemungkinan akan mengangkat tangannya semua, mengatakan saya tahu dan kenal baik dengan yang namanya bakso. Bakso merupakan komoditi non-migas yang sangat dikenal hit bagi segala generasi,  penyebarannya luas ke seantero bumi Nusantara bahkan seluruh jagad raya mengakui yang namanya bakso adalah makanan pualing enak.

     Sejak balita sadar makanan yang enak itu adalah bakso, si balita tidak akan beringsut dari         tempat duduknya kalau belum menyantap bakso. Bahkan orang yang sudah sepuh-pun tidak akan ketinggalan kalau sudah dihidangkan semangkok bakso pasti akan segera dilahap. Apalagi generasi Now, baru mencium aromanya saja sudah rasanya enak sekali, atau baru membayangkannya saja luar biasa mantap, serta dimakannya dengan kondisi hangat-hangat, wow bisa membikin lidah bergoyang pingin nambah dan nambah lagi.

     Bagaimana cara buatnya?..ternyata membuat bakso itu gampang. Bakso terbuat dari segala          daging, ada yang meng-istilahkan daging merah ataupun daging putih. Semua daging bisa diolah        menjadi bakso. Kalau berasal dari daging sapi maka disebut bakso daging sapi, atau kalau terbuat        dari daging ayam disebut bakso daging ayam, dst.

Bahan membuat bakso antara lain:
1. Daging sapi 1/2 kg di giling halus
2. Tepung Kanji 50 g
3. Telur 1 butir
4. Lada bubuk 1/2 sendok
5. Garam 1 sendok
6. Bawang Ptih 4 siung, dihaluskan
7. Es Batu 40 g, dihancurkan 
8. Air 2 L


Cara membuat  bakso:
-     Masukkan daging sapi yang telah digiling ke dalam wadah baskom, campurkan tepung kanji, telur, lada bubuk, garam dan bawang putih yang telah dihaluskan. Campur atau uleni dengan tangan atau bisa menggunakan alat sampai semua tercampur sempurna.
-        Jika dirasa adonan masih lembek dan sulit dibentuk, maka bisa ditambahkan es batu secara perlahan sampai dirasa adonan bisa dibentuk.
-         Rebus air dalam panci sampai mendidih
-    Ambil adonan daging dengan tangan lalu bentuk bulat baik dengan kedua tangan atau dengan satu tangan ditekan hingga adonan keluar melalui jari telunjuk dan jempol.
-        Masukkan adonan yang telah terbentuk ke dalam air panas.
-        Lanjutkan hingga semua adonan habis. Jika bakso telah mengapung maka bakso tandanya sudah matang. Angkat dan tiriskan.
Cara menyediakan peralatan lainnya yang dapat mendukung usaha bakso:
1.    Sediakan cukup 12 mangkok bakso, apabila kurang segera di cuci yang bersih dan dilap agar kering.
2.    Sediakan 12 sendok dan pasangannya yaitu 12 garpu. Disediakannya hitungannya 12 gar mudah mengingat punya berapa modal peralatannya.
3.   Sediakan atau beli satu lanseng yang mempunyai pemisah di tengahnya, dengan tujuan tempat yang satu untuk menampung kuah bakso yang akan dihidangkan, tempat yang satunya lagi untuk melayukan sayuran atau merebus mie dari indomie, kadang-kadang pembeli suka bawa sendiri indomienya, agar jadi banyak, model hemat dari pembeli. Dan usahakan kuah dari bekas indomie jangan bercampur dengan kuah yang akan dihidangkan, karna katanya banyak pengawet dan micin di indomie tersebut.
4.     Jangan lupa beli atau sediakan  juga satu cidukannya.
5.   Sediakan kompor gas satu tungku, harganya juga tidak mahal koq kecuali kompor dua tungku, kalau merek terserah anda saja, kecuali penulis dapat sponsor baru deh di promo-in di sini.
6.   Tabung gas 3 kg saja, jangan yang 12 kg yah. Tapi kalau mau juga boleh koq memakai tabung gas yang 12 kg, tidak mudah habis jadinya. Dan apabila masih punya uang lebih tabung gas yang dipakai usahakan punya teman yang jangan sampai jomblo, jadi dua tabung yah. Ketika tabung gas yang satu dipakai, satunya lagi nungguin tabung gas abis, hitung-hitung cadangan.
7.   Sediakan juga tempat-tempat untuk sambal, untuk garam, bawang merah goreng, untuk seledri yang sudah diiris, satu lagi untuk yah cadangannya deh, soalnya mau menyebut tempat micin penulis ogah banget, penulis paling gak suka micin, selain itu juga bukan masuk  dalam jajaran generasi micin.

Demikian yang dapat penulis sampaikan, di atas merupakan pengalaman penulis. Oiya saat sekarang-pun penulis sedang mempersiapkan usaha bisnis seperti di atas, dengan penekanan Tanpa Micin dan pengganti micin adalah pemakaian gula pasir atau sari  labu siam yang direbus airnya diambil untuk penyedap rasa. Yukkz deh kita coba, semoga berhasil bisa mngeduk pundi-pundi penambah pemasukkan ekonomi keluarga.

*****


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Number visiter