Social Icons

Senin, 30 Oktober 2017

MASS MEDIA REVIEW: PROPAGANDA POLITICS






ULASAN  MEDIA MASSA

PROPAGANDA  POLITIK



Saat ini sebagian media massa digunakan sebagai kendaraan untuk propaganda politik. Apakah benar? Untuk mengetahui kebenarannya, maka penulis akan membahasnya, tanpa mempunyai maksud apapun dan menyinggung siapapun. Ini adalah analisis bahasan tentang media massa, yang  lebih mempunyai peran untuk memberikan pendidikan politik yang sesungguhnya. 
Bahasan ini dimulai dengan bergesernya peranan media massa, sejalan dengan kepentingan muatan politik mana, yang bisa dipakai untuk memuluskan jalan mencapai tujuan. Sebelum kita membahas lebih lanjut, sebelumnya kita harus lebih mengenal tentang  peran media massa untuk masa kampanye politik. 
Bagi media massa, tugas mereka adalah mensosialisasikan pentingnya politik melalui pembicaraan. Apakah itu berupa yang namanya perdebatan, negosiasi, ataupun kompromi dan lobi politik. Kemampuan media mengungkap komunikasi politik verbal masyarakat berarti memberikan pula pemenuhan atas people rigth to know, apa yang sesungguhnya terjadi, sekaligus menjadikan media sebagai wahana diskusi masyarakat. Media merupakan unsur pokok dalam proses komunikasi. Media menjadi perantara komunikator untuk menyampaikan pesan kepada komunikan. Media pada dasarnya adalah segala sesuatu yang merupakan saluran dengan mana seseorang menyatakan gagasan, isi jiwa atau kesadarannya. Atau dengan kata lain, media adalah alat untuk mewujudkan gagasan manusia (Dan, 2010).
Media massa merupakan salah satu alat yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperoleh sejumlah informasi. Media massa itu sendiri terdiri dari berbagai jenis yaitu media cetak seperti surat kabar, majalah, tabloid dan media yang melalui proses pencetakan lainnya dan media elektronik seperti televisi, radio dan internet. Sebagaimana diketahui, salah satu media massa yang sarat dengan informasi adalah pers. Pers merupakan cermin realitas, karena pers pada dasarnya merupakan media massa yang lebih menekankan fungsinya sebagai sarana pemberitaan. Isi pers yang utama adalah berita dan berita adalah bagian dari realitas sosial yang dimuat media karena memiliki nilai yang layak untuk disebarkan kepada masyarakat atau sebagai yang memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. 
Media dalam hal ini dapat berupa TV, radio, majalah, dan koran. Digunakannya media massa sebagai instrumen untuk mengkomunikasikan ide, pesan, dan program kerja politik adalah karena kenyataan bahwa media dapat dipakai untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat luas. Keefektifan media massa dalam menyampaikan pesan politik telah menjadikannya sebagai
ajang baru pertempuran politik. 
Ketika kekuatan politik ingin mendiskreditkan image politik lawan, yang perlu dilakukan sudah cukup dengan membanjiri informasi di media massa dengan hal-hal buruk yang dilakukan lawan politik. Begitu juga sebaliknya, ketika ingin membentuk image positif dari publik, cukup dengan membanjiri media massa dengan hal-hal positif dari suatu partai atau kandidat.
Kemampuan untuk membentuk opini publik ini membuat media massa memiliki kekuasaan politik. Paling tidak, media memiliki kekuasaan untuk membawa pesan politik dan membentuk opini publik. Kemampuan ini dapat dijadikan sumber bagi media massa untuk proses tawar-menawar dengan institusi politik. Kesulitan untuk bernegosiasi dengan media massa seringkali terjadi karena ideologi politik tertentu memiliki media sendiri, tidak jarang juga media massa mengambil sikap independen dan menjadi kekuatan politik penyeimbang dari kekuatan politik. 
(Sumber:http://www.kompasiana.com/nielsye/peran-media-massa-dalam-komunikasi-politik.  Diakses pada hari Selasa, 28 Maret 2017. Pukul 16.55 WIB)
  Informasi yang disampaikan dalam media tidak selamanya objektif atau apa adanya. Seringkali terdapat bias informasi. Beberapa sumber bias informasi dapat terjadi baik dari sisi media maupun Masyarakat. Sehingga arti penting media massa dalam menyampaikan pesan politik kepada masyarakat menempatkannya sebagai sesuatu yang penting dalam interaksi politik. Partai politik membutuhkan media yang memfasilitasi komunikasi politik. Dengan kemampuannya dalam menyebarkan informasi secara luas membuat pesan politik disalurkan melalui media massa. Semakin besar massa yang dapat disentuh oleh media massa, semakin strategis arti media massa tersebut.
Sebagaimana telah dibahas di atas bahwa begitu besarnya peran media massa dalam kehidupan masyarakat, yang mampu mempengaruhi dan merubah cara berpikir suatu kelompok masyarakat. Kekuatan media massa ini dalam dunia politik pun media massa digunakan sebagai alat penyampaian informasi dan pesan yang sangat efektif dan efisien. Dari gambaran di atas mengenai fungsi media massa dalam kaitannya sebagai alat politik, memang tidak mendidik, hanya dijadikan kendaraan propaganda politik demi memenangkan kepentingan politik, sedangkan bagi media massa yang terpenting  media massa itu sendiri tetap hidup dan terdongkrak naik oplah atau tiras tanpa memikirkan peranan didirikannya media massa, sebagai alat sumber komunikasi yang positif bagi  masyarakat. Sehingga kata-kata “media massa digunakan sebagai kendaraan untuk propaganda politik”, iya memang terjadi pada saat kebutuhan politikus  memerlukan wadah untuk menampung dan melancarkan aksi kampanyenya, menggunakan media massa sebagai senjata yang efektif dan efisien, ketika maju  untuk memenangkan kampanyenya.


REFERENSI

Nimmo, Dan. 2010. Komunikasi Politik: Khalayak dan Efek. PT Remaja Rosdakarya: Bandung
               
http://www.kompasiana.com/nielsye/peran-media-massa-dalam-komunikasi-politik. Diakses pada hari Selasa, 28 Maret 2017. Pukul 16.55 WIB




*****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Number visiter